Jumat, 05 Agustus 2011

KEHIDUPAN FATHIMAH AZ ZAHRA


Hampir tidak mungkin kita bisa menggambarkan kebesaran dan kemuliaan Fathimah as. putri kesayangan Rasulullah Saw ini. Setiap kita membayangkan suatu kemuliaan yang mungkin bisa kita ungkapkan untuk menggambarkan kemuliaan atau kebesarannya maka terbersit dalam hati kita keraguan bahwa apa yang kita bayangkan itu masih terlalu kecil untuk seorang Fathimah.

Empat Puluh Tahun Berbuat Dosa


Dalam sebuah riwayat dijelaskan, bahwa pada zaman Nabi Musa as, kaum bani Israil pernah ditimpa musim kemarau panjang, lalu mereka berkumpul menemui Nabi Musa as dan berkata:
“Wahai Kalamullah, tolonglah doakan kami kepada Tuhanmu supaya Dia berkenan menurunkan hujan untuk kami!” Kemudian berdirilah Nabi Musa as bersama kaumnya dan mereka bersama-sama berangkat menuju ke tanah lapang. Dalam suatu pendapat dikatakan bahwa jumlah mereka pada waktu itu lebih kurang tujuh puluh ribu orang.

Kisah Pria dengan 4 Istrinya


Ada seorang pria saudagar kaya raya yang mempunyai 4 isteri. Seluruh isteri sangat dia cintai, tapi yang ke-4 lah yang dia manjakan dengan harta dan kesenangan. Isterinya ini memang tercantik di antara ketiga isteri yang lainnya. Saudagar ini juga mencintai isterinya yang ke-3. Dia sangat bangga dengan sang isteri dan selalu berusaha untuk memperkenalkan wanita cantik ini kepada semua temannya. Namun ia juga selalu khawaatir, kalau-kalau isterinya nanti lari dengan pria lain.

WANITA YANG PERTAMA MASUK SURGA


Wanita yang diperkenankan masuk surga pertama kali adalah seorang wanita yang bernama Muti’ah. Kaget? Sama seperti Siti Fatimah ketika itu, yang mengira dirinyalah yang pertama kali masuk surga.
Siapakah Muti’ah? Karena rasa penasaran yang tinggi, Siti Fatimah pun mencari seorang wanita yang bernama Muti’ah ketika itu. Beliau juga ingin tahu, amal apakah yang bisa membuat wanita itu bisa masuk surga pertama kali? Setelah bertanya-tanya, akhirnya Siti Fatimah mengetahui rumah seorang wanita yang bernama Muti’ah. Kali ini ia ingin bersilaturahmi ke rumah wanita tersebut, ingin melihat lebih dekat kehidupannya. Waktu itu, Siti Fatimah berkunjung bersama dengan anaknya yang masih kecil, Hasan. Setelah mengetuk pintu, terjadilah dialog.

Kamis, 04 Agustus 2011

Pelantikan Pejabat Eselon 3 dan 4

Siang kemarin, Rabu 3 Agustus 2011 pukul 12.30 sampai dengan pukul 15,00 an Bupati Pekalongan telah melantik 231 pejabat eselon 3 dan 4, dan sorenya dilanjutkan pelantikan Camat dan Lurah, bertempat di pendopo Bupati. Semua SKPD terlibat, hal ini sebagai penyegaran dan harus difahami bahwa mutasi bagi pejabat merupakan hal yang wajar karena itu harus disikapi dengan baik sebagaimana yang disampaikan Bupati dalam sambutan pengarahannya. Hal ini dilaksanakan dalam rangka mendukung visi misi Bupati terpilih, yaitu mewujudkan masyarakat kabupaten Pekalongan yang sejahtera berbasis kearifan lokal.  Dan beliau  meminta agar para PNS harus menguasai tugas pokok dan fungsi yang menjadi tanggung jawabnya sekarang, serta akan terus dilaksanakan evaluasi dalam rangka meningkatkan kinerja pejabat. jika memang diperlukan pergeseran akan dilakukan kembali dalam waktu 3, 5 atau 6 bulan mendatang.

Rabu, 03 Agustus 2011

Motivasi Untuk Seorang Guru

Sekolah merupakan suatu lembaga yang didalamnya membutuhkan sentuhan manajemen sumber daya manusia, sebagai maqom manajemen yang tertinggi, guru adalah komponen yang maha penting.
Bahkan kualitas pendidikan bangsa ini banyak ditentukan oleh kualitas para gurunya. Guru adalah ‘bos in the class’. Guru adalah orang yang bertatap muka langsung dengan peserta didik. Artinya roda komunitas yang bernama sekolah sangat diwarnai oleh kinerja para gurunya.

Selasa, 02 Agustus 2011

Panduan Puasa Ramadhan

MUQADDIMAH

Artinya: Diriwayatkan dari Anas ra. ia berkata : Telah bersabda  Rasulullah saw. : Apabila ada sesuatu dari urusan duniamu, maka kamu lebih tahu tentang hal itu. Jika ada urusan dienmu, maka akulah tempat  kembalinya ( ikuti aku ). ( H.R Ahmad).

Artinya : Dirwayatkan dari 'Aisyah ra : Rasulullah saw. telah bersabda :  Barangsiapa melakukan perbuatan yang bukan perintah kami, maka ia tertolak ( tidak diterima). Dan dalam riwayat lain: Barangsiapa yang mengada-adakan dalam perintah kami ini yang bukan dari padanya, maka ia tertolak. Sementara dalam riwayat lain : Barangsiapa yang berbuat sesuatu urusan yang lain daripada perintah kami, maka ia tertolak.
(HR.Ahmad. Bukhary dan Abu Dawud).